lulus di pilihan (dosen) ketiga

*lagi di jurusan*
Rani : wak, udah keluar tuh pengumuman dosen PS,
Me : siapa dosen PS ku wak ?
*ikutan mantau papan pengumuman*
dan tararaaaa,,


Me : hah, kok bu As, wiaaaahhhh, aku kan maunya pak Maringan atau pak Darwin, wissssss :(
Rani : yes, yes, yes, aku, Nurul ma Lidia dapet pak Lumban, hahahah
Me : kurang manjur brarti doa ku ini :(
Nanda : aku pun ndol, dapet pak Ali, kawanku cuma Irwandi pula,
Me : Kawanku siapa aja ya ? *ngurutin siapa yg PS nya bu As,
dan tararaaaa, huahahahahahaha, ternyata aku ma si 'kawan' itu satu dosen PS, ckakakakaka, kebayang si 'kawan' satu lagi pasti bakal gondok setengah mati mengetahui kenyataan ini, HA HA HA, *bener2 ketawa setan*

Ah, puas kali rasanya tadi aku kekeh2, hahahahaah

Dan, balik ke realita, kita hidup di dunia ini memang tidak selalu mendapat apa yang kita inginkan, tetapi Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan. Mungkin hal itu berlaku juga dalam memilih dosen pembimbing skripsi, lewat siapa dosen PS kita, kita akan tahu skripsi yang kita susun nanti bakal di bawa kemana. Yap, mungkin aku gak 'butuh' Pak Darwin dan Pak Maringan, tetapi aku lebih membutuhkan Bu Asnidar. Halo Bu As, disini Indah anak bimbinganmu siap untuk mengerjakan apa yang seharusnya di kerjakan anak semester enam :)

happy 44th birthday for you father :)


he is my beloved father


inget janji bos, dapet Mac sebelum sidang


Dear My Father,
Selamat ulang tahun yang ke-44,
Maafkan anakmu ini yang lupa hari lahirmu,
Malam ini barusan kita berbicara tentang uang,
Yang mana dia adalah perantara untuk kita saling mendengarkan suara satu sama lain,
Terima kasih buat pengalaman hidupmu,
Darimu aku banyak belajar,
Tentang hal yang selalu menyadarkan aku betapa gak ada apa2nya aku ini,
Tentang hidup yang penuh perjuangan,
Tentang pentingnya pendidikan untuk masa depan,
Tentang pengorbanan,
Tentang berani mengambil keputusan,
Tentang tanggung jawab,
Dan, cita - cita.

Sekarang kau sedang menikmati proses 'bumper' kehidupanmu,
Begitu juga dengan aku,
Semoga Tuhan selalu mendengar dan memeluk apa yang pernah kita impikan di ruang tamu beberapa bulan yang lalu.
Amin.




Happy 44th Father,
12 Maret 1968
i love you :) 
   

 
 
your daughter, 
Indah Setia Astuti








Footer

Lorem Ipsum

Welcome

Ketika tak bisa lagi bersuara, tak sanggup berperang mulut, lewat tulisan ku sampaikan semuanya.
Powered by Blogger.