Gajian

Setelah melewati masa - masa kritis; kerja iya, diupah kagak, akhirnya hari ini cair juga.
Yaps, kami dari bulan September baru inilah gajian, itupun yang cair hanya 3 bulan, dikurangin pulak jumlahnya, huhuhu. Dari yang per les kali 50rb, sekarang jadi kali 20rb, pening la mau liburan pake apa. Ngangkrak di rumah.

Selain gajian, hari ini juga nerima rapot. Aku yang semester ini mendapat tugas sebagai wali kelas, akhirnya merasakan juga rasanya membagikan rapot sama anak - anak. Dulu sewaktu menjadi siswa selalu deg - deg kan namanya ada diurutan ke berapa akhirnya hari ini aku yang membuat mereka deg - deg kan. Seruuu.

Tapi ada satu yang menarik perhatian. Datang dari kelas unggulan Spendukara. Miftah yang empat semester berturut - turut selalu berada di peringkat pertama sekaligus juara umum, hari ini harus menerima kenyataan kalau dia harus berada di posisi ketiga. Perbedaan nilai hanya terpaut 1 angka saja, itu kelas emang benar - benar superrrrrrr.

Untuk Indah sang juara 1 sekaligus umum saya akui nilai IPS dia memang naik drastis dari kelas 8 kemarin. Semester ini namanya selalu berada diurutan atas, bahkan UAS kemarin dia top score dari 50 soal, hanya salah 2. Saya angkat topi.

Untuk Rizky yang dari peringkat 4 naik ke 2, posisi itu memang layak untuk dia. Sama saya belum pernah dibawah 90 nilai rapotnya, semester kemarin saya masih terkesan dengan jawabannya untuk pertanyaan Hitler.

Dan untuk Miftah, nah ini yang menarik, gimana rasanya dari juara umum bisa turun ke posisi 3 dengan beda nilai hanya 1 ?
Miftah ini sehari - harinya bisa dibilang selalu sama saya. Hanya dia lah yang termasuk orang - orang pintar yang memilih bertahan dan tetap aktif di Pramuka. Bagi saya, dengan semua kesibukan yang dia jalanin, dengan ke-profesional-an dia membagi waktu antara belajar dan berkegiatan, dia termasuk orang2 yang beruntung. Berprestasi sekaligus berpengalaman. Bagi saya anak ini tumbuh dewasa sudah melebihi usianya. Pengalamannya dalam memimpin, mentalnya, jauh diatas teman - teman sebayanya. Saya beritahu dia jangan berkecil hati, sesungguhnya dia patut berbangga atas dirinya sendiri masih bisa berprestasi dengan banyaknya kegiatan. Jangan melihat keburukan hari ini dan menghilangkan keindahan - keindahan kemarin.

Dan untuk anakku, selamat untuk Tia Miranda Sirait, Riska Wahyuni dan Juriani yang berhasil masuk 3 besar. Tetap semangat, tiru kompetisi kakak - kakak di kelas IX-1 supaya memotivasi untuk belajar lebih giat lagi.
juara 1 dari kiri ke kanan
Dan kabar gokilnya lagi, Gendowor berhasil meraih juara 1 kelas di kelas IX-4 hahahaha, sungguh ini berita yang luar biasa, kabarnya sewaktu dia pulang mamaknya menangis terharu di rumah, dan saya pun langsung berniat mentraktirnya makan siang sebagai bentuk apresiasinya, hahaha.
ber-empat
itu Gendowor
habiskan saja satenya, gurunya abis gajian
Setelah makan - makan, kami memutuskan untuk mandi - mandi, tapi eitsss...saya nggak ikutan, hehe
gaya duluuu
with Huan dan Gendowor
with Wulan dan Huan
mengulang masa kecil pokoknya
seruuuu
Setelah mandi kami pulang ke rumah masing - masing. Selamat berlibur ya semuanya. Setelah ini akan ada postingan tentang acara #BelaNegara yang kami ikutin kemarin trus ada postingan tentang #Highlight2016. Pantengin terus ya, see youu !!!

4 comments:

alwin said...

good....
tapi kapan nikahnya ya..??

Indah Ikalaraii said...

kapan - kapaaaannn....

Angga Dewantara said...

Di tunggu postingan FKBN nya yah kak Indah ��

Indah Ikalaraii said...

sudah kak, tapi fokus ke anak - anak, hahaha

Post a Comment

Footer

Lorem Ipsum

Welcome

Ketika tak bisa lagi bersuara, tak sanggup berperang mulut, lewat tulisan ku sampaikan semuanya.
Powered by Blogger.